Kata-kata mutiara biasa memiliki makna tersendiri bagi penulisnya. Sebuah kata mutiara bisa menjadi identitas atau perasaan sesorang yang dinyatakan secara lisan. Dari kata mutiara tersebut, mungkin kita bisa lebih mengenal isi hati seseirang. Ada satu kata mutiara yang pernah saya baca tersembunyi suatu makna yang begitu besar untuk orang- orang khususnya anak-anak yang pernah mengalami kekerasan biak secara fisik maupun mental. Bunyinya:
”kebenenaran yang tak terungkap dari kebijakan terletak hanya pada jantung seorang anak yang dianiaya, yang luka-luka dan hatinya akan sembuh, tetapi ingatannya tidak akan pernah mati.”
Ketika seorang anak hidup dalam kekerasan, hal tersebut bisa menghancurkan mentalnya dan mungkin menjadi anak yang takut untuk melakukan kesalahan karena ada resiko yang harus mereka tanggung, perlakuan kasar entah itu dari orang tua, saudara dan orang-orang terdekat mereka. Mereka harusnya disayangi, dicintai dan dihargai dan harusnya mendapat perlakuan yang pantas tetapi pada kenyataannya itu hanya sebuah impian yang tak mudah diraih. Ada hati yang terluka, ada jiwa yang tersesat dan ada perasaan rendah diri. Bagaimana mereka bisa menghargai diri mereka sendiri kalau orang-orang yang mereka percaya menjatuhkan harga diri yang berusaha meraka tanam dalam pikiran mereka. Dan ketika mereka berajak dewasa, apa yang akan mereka lakukan untuk melawan luka yang sudah ada dan bahkan melekat dalam diri mereka. Tidak mudah untuk mengubah pikiran seseorang, tidak mudah untuk menghapus masa lalu seseorang. Olaeh karena itu, belajarlah untuk mengangkat martabat orang lain, khususnya anak-anak. Hargailah mereka, cintailah mereka dan sayangilah mereka agar mereka bisa merasakan indahnya hidup dan terus tersenyum karena ada orang yang benar-benar mencintai mereka.


